Elang beda sama Ayam

Elang begitu bebas menapaki hidup ini, dia mencari sendiri dan berusaha sendiri untuk hidupnya. Ketika ada makanan dia berhati-hati jangan-jangan itu jebakan, ketika sudah yakin itu bukan, maka dia dengan sungguh-sungguh mengambilnya. Elang hidup di dalam hutan yang keras dan dingin. Dia sendiri yang berusaha menghangatkan tubuhnya agar terlindung dari panas dan hujan

Lain dengan ayam yang makan tinggal menunggu, mempunyai tempat tinggal yang hangat dan terlindung dari panas dan hujan. Tapi ujung-ujungnya dimakan juga.

Mungkin Soekarno, Hatta, dan Syahrir ingin sekali bangsa ini menjadi seperti elang. Tidak terikat dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Saatnya yang muda memimpin negeri yang kita cintai ini. Disaat tidak ada harapan lagi untuk yang sudah uzur dalam dunia politik. Karena politik itu untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat, seperti yang Aristoteles bilang.

Advertisement

~ by OgiT on August 24, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.