Elang beda sama Ayam
Elang begitu bebas menapaki hidup ini, dia mencari sendiri dan berusaha sendiri untuk hidupnya. Ketika ada makanan dia berhati-hati jangan-jangan itu jebakan, ketika sudah yakin itu bukan, maka dia dengan sungguh-sungguh mengambilnya. Elang hidup di dalam hutan yang keras dan dingin. Dia sendiri yang berusaha menghangatkan tubuhnya agar terlindung dari panas dan hujan
Lain dengan ayam yang makan tinggal menunggu, mempunyai tempat tinggal yang hangat dan terlindung dari panas dan hujan. Tapi ujung-ujungnya dimakan juga.
Mungkin Soekarno, Hatta, dan Syahrir ingin sekali bangsa ini menjadi seperti elang. Tidak terikat dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
Saatnya yang muda memimpin negeri yang kita cintai ini. Disaat tidak ada harapan lagi untuk yang sudah uzur dalam dunia politik. Karena politik itu untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat, seperti yang Aristoteles bilang.


